
Kota Magelang bersiap menyambut gelombang wisatawan dan atlet dari puluhan negara melalui rangkaian event besar yang berlangsung sepanjang bulan Mei 2026.
Dalam konferensi pers yang digelar Rabu (06/05/2026), Walikota Magelang Damar Prasetyono menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kota Magelang sebagai MICE City (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) yang maju dan dinamis.
“Magelang adalah jantungnya Jawa, pakunya tanah Jawa. Event ini adalah momentum luar biasa agar Magelang terus tumbuh menjadi kota kenangan dan kota jasa yang dinamis,” ujar Walikota Magelang.

Event bergengsi Interhash 2026 akan menjadi sorotan utama dengan partisipasi sekitar 3.000 peserta dari 44 negara dari Benua Afrika hingga Amerika.
“Digelar 8 Mei mendatang, peserta akan melakukan jalan keliling kota mulai pukul 15.00 WIB dari Bakorwil menuju Gedung Tribakti, dilanjutkan dengan panggung hiburan hingga pukul 23.00 WIB.” ungkap Panitia Interhash 2026 Ngadiso.
Ia melanjutkan ajang lari santai ini dijanjikan bakal menjadi tontonan menarik bagi warga sekitar, karena peserta yang berjalan santai ini diwajibkan mengenakan pakaian atau atribut berwarna merah.
Untuk memeriahkan suasana, berbagai atraksi hiburan telah disiapkan di sepanjang rute, termasuk rencana penampilan Drum Band dari Genderang Suling Canka Lokananta Taruna Akmil.
Selain itu, Pemerintah Kota Magelang juga berencana mengerahkan para pelaku UMKM untuk menjajakan produk lokal, sehingga ajang ini juga diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi daerah.
“Selanjutnya Pada tanggal 9-10 Mei, kegiatan akan berlanjut ke kawasan Tuksongo Borobudur, Candi Plaosan Prambanan, dan Tebing Breksi”, pungkasnya.

Selanjutnya Sebagai bentuk kecintaan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono terhadap dunia voli, turnamen SBY Cup akan digelar pertama kalinya di GOR Samapta pada 13-17 Mei 2026.
Diikuti oleh 8 klub papan atas dari Divisi Utama dan tim-tim unggulan nasional lainnya mereka akan memperebutkan hadiah fantastis total Rp1,3 Miliar.
Mengusung konsep “Tiket Kerakyatan” masyarakan dapat menyaksikan pertandingan dengan merogoh kocek tiket seharga Rp50.000 (Reguler) dan Rp100.000 (VIP) per hari.
Kota Magelang dipilih karena memiliki atensi publik yang sangat tinggi terhadap olahraga voli serta kedekatan emosional SBY dengan kota gethuk ini.
Melengkapi kemeriahan bulan Mei, OSIS SMA Negeri 1 Magelang (Angkatan 77) mempersembahkan Distoria, sebuah festival band tingkat Jawa Tengah yang diikuti oleh 20 peserta terbaik.
Walikota Magelang optimis bahwa rangkaian event yang “tidak pernah istirahat” dari awal hingga akhir tahun ini akan memberikan dampak ekonomi luar biasa bagi masyarakat lokal, terutama di sektor perhotelan, UMKM, dan jasa.
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diinstruksikan untuk bekerja terpadu demi kelancaran acara. Tak lupa damar mengajak warganya untuk menjadi tuan rumah yang ramah, menjaga keamanan, serta menjaga kebersihan lingkungan demi kenyamanan tamu mancanegara.
“Kota Magelang tanpa event akan sepi. Event membawa berkah bagi ekonomi rakyat. Kami menjamin keamanan seluruh peserta dan masyarakat selama rangkaian acara berlangsung,” tutup Walikota.





















