Radio Tidar 94.30 FM Magelang

Radionya Generasi Terpelajar

SELAMAT DATANG DI PORTAL INFORMASI RADIO TIDAR 94.30 FM MAGELANG... RADIONYA GENERASI TERPELAJAR...

DAILY PROGRAM

Hari Anak Nasional, PWI Kota Magelang dan UNIMMA Buka Ruang Peduli Lewat Planet of Love

Hari Anak Nasional tahun ini diperingati PWI Kota Magelang dengan cara berbeda. Bersama Universitas Muhammadiyah Magelang atau UNIMMA, PWI Kota Magelang menggelar screening film dokumenter Planet of Love pada Kamis, 23 Juli 2026.

Kegiatan ini berlangsung pukul 12.30–15.00 WIB di Ruang A8 Kampus 1 UNIMMA, Jalan Tidar Nomor 21, Kota Magelang. Screening ini menjadi ruang temu antara media, kampus, sineas, dan masyarakat untuk membicarakan isu anak, stigma, kesehatan, pendidikan, serta perlindungan anak secara lebih jernih dan manusiawi.

Planet of Love merupakan film dokumenter karya sutradara Ika Wulandari. Film ini mengangkat kisah anak-anak yang hidup dengan HIV/AIDS dan perjuangan mereka menghadapi stigma sosial. Tidak hanya menyoroti isu kesehatan, film ini juga memperlihatkan bagaimana prasangka dapat membatasi hak anak untuk belajar, diterima, dan tumbuh dalam lingkungan yang aman.

Ketua PWI Kota Magelang, Wiwid Arief Setyoko, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar PWI Kota Magelang untuk memperluas ruang literasi publik. Menurut dia, kerja jurnalistik tidak hanya berhenti pada penyampaian informasi, tetapi juga perlu ikut membangun cara pandang masyarakat yang lebih adil, empatik, dan tidak stigmatif.

“Media memiliki peran penting dalam membentuk cara publik melihat sebuah isu. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak jurnalis, mahasiswa, dan masyarakat untuk melihat isu anak dan HIV/AIDS secara lebih utuh, lebih manusiawi, dan bebas dari stigma,” kata Wiwid.

Menurut Wiwid, Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa perlindungan anak bukan hanya urusan keluarga atau lembaga tertentu. Perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama, termasuk media dan institusi pendidikan.

“Anak-anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman. Mereka tidak boleh kehilangan kesempatan hanya karena stigma yang dilekatkan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dirancang sebagai ruang kolaborasi lintas sektor. Selain mahasiswa dan sivitas akademika UNIMMA, penyelenggara turut mengundang unsur pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi profesi, komunitas kreatif, komunitas anak muda, organisasi pelajar, serta jejaring masyarakat sipil di Kota Magelang.

Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, S.E., M.Si., (menyesuaikan siapa pihak yang mewakili) menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai kampus perlu menjadi ruang belajar yang tidak hanya membahas ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan keberpihakan kepada kelompok rentan.

“Kampus harus menjadi ruang yang terbuka untuk percakapan-percakapan penting seperti ini. Isu anak, kesehatan, stigma, dan perlindungan sosial perlu dibicarakan secara edukatif agar mahasiswa dan masyarakat memiliki perspektif yang lebih empatik,” kata Lilik.

Screening Planet of Love di UNIMMA juga menjadi bagian dari rangkaian Network of Love Tour, program distribusi dampak dari film Planet of Love yang bergerak melalui jalur film, edukasi, advokasi, dan solidaritas.

Anggota PWI Kota Magelang sekaligus Impact Producer Planet of Love, Putri Rakhmadhani, mengatakan film dapat menjadi pintu masuk untuk membicarakan isu yang selama ini kerap dianggap sensitif, sulit, atau bahkan dihindari.

“Banyak anak hidup dalam situasi yang tidak mereka pilih, tetapi mereka harus menanggung stigma dari lingkungan sekitarnya. Planet of Love mengajak kita berhenti melihat mereka dari prasangka, dan mulai melihat mereka sebagai anak-anak yang punya hak untuk aman, belajar, dicintai, dan tumbuh,” kata Putri.

Putri mengatakan, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi acara menonton film. Lebih dari itu, screening dan diskusi ini menjadi ruang refleksi bersama tentang bagaimana media, kampus, dan masyarakat dapat berperan dalam membangun narasi publik yang lebih empatik dan bertanggung jawab.

“Stigma sering kali lahir dari ketidaktahuan. Karena itu, ruang-ruang seperti ini penting agar kita bisa mendengar, memahami, lalu bergerak dengan cara yang lebih tepat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, diskusi menghadirkan Ika Wulandari, sutradara film Planet of Love, dan Putri Rakhmadhani sebagai Impact Producer. Diskusi dipandu oleh Asef F. Amani, Sekretaris PWI Kota Magelang, sebagai moderator.

Kegiatan ini terbuka untuk keluarga besar PWI Kota Magelang, sivitas akademika UNIMMA, serta tamu undangan. Melalui screening dan diskusi ini, PWI Kota Magelang dan UNIMMA berharap lahir percakapan yang lebih sehat tentang anak, HIV/AIDS, pendidikan, media, dan perlindungan anak.

Bagi PWI Kota Magelang, kegiatan ini menjadi upaya kecil untuk membuka ruang peduli. Sebuah ruang yang mengajak publik melihat anak-anak bukan dari stigma yang melekat pada mereka, melainkan dari hak, martabat, dan masa depan yang harus dilindungi bersama.

Comments

comments

Berita Terbaru

Updated: 24 July 2026 — 3:49 am
Radio Tidar FM Magelang © 2018 Design By Blie Dessy