Radio Tidar 94.30 FM Magelang

Radionya Generasi Terpelajar

SELAMAT DATANG DI PORTAL INFORMASI RADIO TIDAR 94.30 FM MAGELANG... RADIONYA GENERASI TERPELAJAR...

DAILY PROGRAM

Kabupaten Magelang Raih Juara II Jateng Green Industrial Summit

Pemerintah Kabupaten Magelang kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Tengah dengan meraih penghargaan dalam ajang Jateng Green Industrial Summit 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam mendorong pengembangan industri hijau ramah lingkungan dan berkelanjutan, yang diselenggarakan di Amarta Ballroom, Grand Candi Hotel, Semarang, Kamis (23/7/2026).

Wakil Bupati Magelang, Sahid menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah atas penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Magelang dalam mendorong industri hijau yang ramah lingkungan.

Ia mengaku sangat bangga atas torehan prestasi tersebut yang baru pertama kali diperoleh Pemerintah Kabupaten Magelang. Sahid berharap, prestasi ini dapat terus dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi, serta menjadi contoh bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lain.

“Tentu kami sangat bangga atas prestasi ini, apalagi ini baru pertama kalinya dan Kabupaten Magelang bisa mendapat juara ke dua. Artinya pemerintah akan terus berkomitmen dalam mendorong OPD untuk melakukan terobosan agar membuahkan hasil seperti raihan prestasi ini,” ucap Sahid.

Kepala Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Magelang, Siti Zumaroh, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil dari proses seleksi yang cukup panjang dan ketat. Sebelum menerima penghargaan, Kabupaten Magelang harus melalui dua tahap penilaian, mulai dari seleksi administrasi hingga presentasi di hadapan tim juri yang melibatkan unsur Kementerian Perindustrian, akademisi Universitas Sebelas Maret (UNS), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta pihak independen.

“Dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah, Kabupaten Magelang masuk lima besar yang mengikuti tahap akhir penilaian. Hari ini kami diundang untuk menerima hasil dari proses seleksi yang telah dilaksanakan,” kata Siti Zumaroh.

Menurutnya, salah satu faktor yang menjadi nilai lebih Kabupaten Magelang adalah kuatnya dukungan dokumen perencanaan pembangunan terhadap konsep industri hijau. Program tersebut telah masuk dalam Rencana Induk Pembangunan Industri Kabupaten (RIPK) maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), lengkap dengan dukungan pendanaan dan pelaksanaannya.

Selain itu, penerapan industri hijau di Kabupaten Magelang tidak hanya sebatas konsep, tetapi telah diwujudkan dalam berbagai program dan produk industri kreatif yang ramah lingkungan.

“Green Industry sudah kami laksanakan secara nyata. Banyak produk industri yang memanfaatkan limbah menjadi barang bernilai ekonomi tinggi dan bahkan telah memperoleh penghargaan,” ujarnya.

Salah satu contohnya adalah kerajinan berbahan kaleng bekas yang diolah menjadi berbagai produk seni seperti patung burung merak dan ayam dengan nilai jual tinggi hingga menembus pasar ekspor, termasuk ke Australia.

Selain itu, terdapat produk sabun berbahan alami yang memanfaatkan kulit buah dan dedaunan sehingga hampir tidak menghasilkan limbah. Produk tersebut bahkan telah mendapatkan penghargaan dari Jepang.

Industri batik di Kabupaten Magelang juga dinilai mendukung prinsip industri hijau melalui penggunaan pewarna alami yang tidak mencemari lingkungan. Limbah dari proses produksi bahkan dapat dimanfaatkan kembali sebagai pupuk.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam sambutannya menyampaikan bahwa transformasi menuju industri hijau bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dilakukan seluruh daerah. Menurutnya, pengembangan energi terbarukan, pemanfaatan limbah, hingga inovasi teknologi ramah lingkungan menjadi daya tarik penting bagi investasi di masa depan.

“Industri hijau dan energi terbarukan adalah kebutuhan. Terobosan-terobosan seperti inilah yang akan menarik investor dan memperkuat daya saing Jawa Tengah,” kata Ahmad Luthfi.

Sedangkan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Juli Amelia, menjelaskan bahwa Jateng Green Industrial Summit 2026 merupakan ajang apresiasi bagi pemerintah daerah, kawasan industri, dan pelaku usaha yang berhasil menerapkan prinsip industri hijau.

Proses seleksi penghargaan dilakukan secara objektif melalui tahapan pendaftaran, seleksi administrasi, penilaian dokumen, verifikasi lapangan, hingga penetapan pemenang oleh dewan juri. Dari 70 peserta yang mengikuti penjaringan awal, hanya 18 peserta yang berhasil lolos hingga tahap akhir penilaian.

Untuk kategori pemerintah daerah, terdapat lima kabupaten/kota yang masuk finalis, termasuk Kabupaten Magelang. Penghargaan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Kabupaten Magelang dalam mengembangkan industri yang efisien, berdaya saing, rendah emisi, sekaligus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Comments

comments

Berita Terbaru

Updated: 24 July 2026 — 3:51 am
Radio Tidar FM Magelang © 2018 Design By Blie Dessy