
Bupati Magelang Grengseng Pamuji menegaskan masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Sahid adalah lima tahun. Karena itu, seluruh jajaran pemerintahan diminta fokus menjalankan program sesuai periode tersebut, bukan berpikir hingga masa pensiun.
Hal itu disampaikan Grengseng saat mengevaluasi perjalanan sekitar satu setengah tahun kepemimpinannya bersama Sahid. Ia mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN), birokrasi, RSUD, BUMD, hingga unsur pemerintahan lainnya memiliki kerangka berpikir yang sama dalam membangun Kabupaten Magelang.
“Periode saya dan Pak Sahid itu masanya lima tahun. Ini bukan Bapak Ibu pensiun. Kita fokus saja pada kewajiban kita. Frame-nya lima tahun, RPJMD-nya lima tahunan,” kata Grengseng saat memberikan arahan pada kegiatan Bincang Magelang (Bicara Perencanaan dan Akselerasi Pembangunan Kabupaten Magelang) bertempat di halaman Tengah Setda Kabupaten Magelang, Rabu (24/9/2026).

Menurutnya, masa lima tahun tersebut harus diisi dengan kerja yang menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. Program yang sudah berjalan perlu dievaluasi dan dikoreksi jika belum baik, sementara program yang dinilai berhasil harus terus ditingkatkan.
“Hari ini kita evaluasi bersama, kita koreksi bersama. Apa yang sudah kita lakukan. Yang belum baik kita perbaiki, yang sudah baik kita tingkatkan,” ujarnya.
Grengseng menilai langkah tersebut harus diawali dengan kesadaran kolektif mengenai cara memandang Kabupaten Magelang. Ia menyebut perlunya kesamaan persepsi mengenai identitas dan arah pembangunan daerah.
“Kita ingin melihat di sini akar, arah dan aksi. Saya tulis di sini ‘Sangkan Paraning Magelang’. Siapa itu Kabupaten Magelang?” katanya.

Ia menekankan, pertanyaan mengenai identitas Kabupaten Magelang tidak cukup dilihat dari aspek perpindahan ibu kota kabupaten dari Kota Magelang ke Kota Mungkid pada 1984.
Menurutnya, seluruh unsur pemerintahan perlu memahami sejarah dan akar Kabupaten Magelang sebagai pijakan dalam menentukan arah pembangunan ke depan.
“Kita berangkat dari tanah yang sama, tanah Kabupaten Magelang, yang di eranya dahulu menjadi puncaknya peradaban di zamannya. Magelang ini luar biasa sekali,” tegasnya.



















