Tahukah Sahabat Tidar, di dunia ini terdapat sebuah pulau tropis dengan pepohonan hijau, angin laut yang sejuk dan pemandangan samudra biru yang tenang loh. Indah bukan? Namun, keindahan itu hanya ilusi.
Di balik pesonanya yang menawan, pulau ini menyimpan rahasia yang membuat siapa pun enggan menginjakkan kaki di sana. Pulau ini diberi nama Ilha da Queimada Grande atau lebih dikenal sebagai Pulau Ular, tempat yang dijuluki sebagai pulau paling mematikan di dunia.
Pulau ini terletak sekitar 33 kilometer dari pesisir São Paulo, Brasil. Tidak ada satupun kapal wisata yang berani menyinggahinya, bahkan tidak ada penduduk yang berani tinggal juga. Pemerintah Brasil pun tutut melarang siapapun memasuki pulau ini tanpa izin khusus. Alasannya sederhana karena ribuan ular berbisa menjadikan pulau ini rumah mereka.
Bukan ular biasa yang menyinggahi pulau ini, disana hiduplah Bothrops insularis, ular viper langka berwarna emas yang dijuluki Golden Lancehead. Racunnya dikatakan bisa melelehkan daging dalam hitungan menit, menjadikan pulau ini seperti neraka hidup bagi manusia.
Konon, terdapat cerita legenda penjaga mercusuar di pulau ini dimana kisah penjaga ini meninggal karena digigit ular setelah ular–ular itu masuk ke rumah mereka pada awal tahun 1920-an. Kisah tragis ini menyebabkan pulau tersebut ditutup untuk manusia dan mercusuarnya diotomatisasi, menjadikannya salah satu tempat paling berbahaya di dunia dengan populasi ular golden lancehead yang padat.
Bahkan ilmuwan yang pernah peneliti pulau ini memang membenarkan bahwa jumlah ular di sana sangat banyak hingga mencapai ribuan ekor. Tapi bagi masyarakat, ular-ular tersebut bukan makhluk berbisa biasa melainkan diyakini sebagai penjaga pulau, melindungi sebuah harta karun kuno atau rahasia yang tidak boleh diungkapkan.
Entah benar atau tidak, satu hal yang pasti. Pulau ini tetap menjadi tempat yang penuh misteri. Surga tropis yang cantik tapi menyimpan makhluk berbisa yang mematikan.



















