Dalam dunia kerja , kita kadang dituntut untuk segera menyelesaikan pekerjaan dengan cepat , tepat , sehingga tekanan produktifitas akan semakin meningkat . Banyak orang yang merasa bekerja diluar jam pekerjaan menjadi hal yang lumrah alias wajar , bahkan ada beberapa yang mengatakan bahwa timbul rasa bersalah disaat mereka mengambil hak cuti . Tanpa disadari budaya kerja yang seperti itu akan memicu stres, burnout dan berakibat buruk untuk karier kita kedepannya . Seperti apa budaya kerja yang bisa memicu stress dan burnut ?
- Beban kerja yang berlebih . Disaat kita selesai dengan pekerjaan kita , justru ada pekerjaan lain yang menanti dan harus kita kerjakan saat itu juga . Waktu istirahat yang harusnya bisa kita gunakan untuk rehat dan makan , akan kita korbankan hanya demi menyelesaikan pekerjaan . Tanpa ruang untuk bernapas, karyawan lebih rentan mengalami stres kronis, mudah sakit, dan kehilangan motivasi
- Kurangnya kontrol dalam bekerja . Merasa tidak punya kendali atas pekerjaan sendiri bisa sangat melelahkan secara emosional. Ketika semua keputusan datang dari atas tanpa ruang untuk karyawan bisa menyampaikan usul atau masukan , hal itu akan semakin membuat pekerjaan overload . Bahkan bisa jadi pekerjaan yang tidak masuk jobdesc kita , akan dengan sukarela kita kerjakan .
- Kurangnya kenyamanan di lingkungan kerja . Beberapa hal penting dalam pekerjaan Adalah adanya lingkungan yang aman , nyaman , juga sportif , sehingga pekerjaan kita terdukung dengan adanya situasi yang membuat kita lebih semangat dalam bekerja . Tapi sebaliknya , Ketika lingkungan kerja tidak nyaman , tidak ada yang mendukung dan mengapresiasi , akan membuat pekerjaan kita terasa sia-sia dan hal itu memicu stress berkepanjangan .
- Peran yang tidak jelas . Tidak semua orang nyaman bekerja dalam situasi serba ambigu. Ketika tanggung jawab dan ekspektasi tidak dijelaskan dengan baik, seseorang bisa merasa bingung dan tidak yakin apakah ia sudah bekerja sesuai harapan.
- Ketidakadilan dalam lingkup kerja . Ada kalanya rasa iri muncul Ketika apa yang kita kerjakan tidak mendapatkan hasil seperti yang teman kita kerjakan , penghargaan yang diberikan berbeda padahal porsi pekerjaan terbilang sama . Nah hal inilah yang akan memicu burnout dan stress di lingkup ruang kerja
Kalau sahabat tidar merasakan hal-hal tersebut di lingkungan kerja , cobalah untuk meminta atasan agar segera evaluasi budaya kerja agar tercipta lingkungan kerja yang aman dan nyaman . Melahirkan SDM berkompeten , jujur , gesit , dan bertanggung jawab dalam pekerjaan .



















