Menandai perjalanan Gigi selama tiga dekade , Armand Maulana ( vocalist ) , Dewa Budjana ( gitar ) , Thomas Ramdan ( bas ) , dan Gusti hendy ( drum ) , melepaskan satu karya berjudul Menari-nari . Lagu ini sekaligus menjadi pembuka album bertajuk ” Forever in the Air” .
30 Tahun bukanlah waktu yang singkat untuk Band Gigi menemani pecinta musik Indonesia , dengan lagu-lagunya seperti Nakal, 11 Januari , Ya Ya Ya , dan masih banyak lagi , Gigi berhasil menghipnotis pendengarnya dengan lagu-lagu yang relate dengan kehidupan mereka .
Menari-nari , sebuah lagu yang menceritakan tentang bagaimana manusia bisa menerima kenangan baik dan buruk dalam perjalanan hidup. Ibarat kita bisa menari bersama semua kenangan yang kita punya , di situlah kita akan menerima segala kenyataan , yang akan dibawa menuju kehidupan selanjutnya . Dalam konteks emosional, lirik mengajak pendengar untuk tidak larut dalam penyesalan, melainkan menjadikan kenangan sebagai bagian dari ruang yang bisa ditertawakan.
Gigi berharap , dengan hadirnya album baru , akan menambah pendengar lintas generasi yang menerima karya mereka dan menjadi konsistensi bermusik mereka , di belantika musik Indonesia .



















