
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Magelang menyalurkan bantuan senilai Rp235 juta untuk memperbaiki rumah tidak layak huni (RTLH) dan membangun jamban sehat bagi warga yang membutuhkan. Bantuan dari dana zakat dan infak tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hunian sekaligus kesehatan masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Magelang M. Kholid As’adi mengatakan, bantuan tersebut terdiri atas perbaikan 14 unit RTLH senilai total Rp 175 juta serta program jambanisasi untuk 12 unit dengan anggaran Rp 60 juta. Setiap penerima bantuan jambanisasi mendapatkan Rp 5 juta.
“Dengan harapan bantuan yang diberikan nanti bisa bermanfaat bagi Bapak-Ibu penerima bantuan dari BAZNAS Kabupaten Magelang,” katanya dalam acara penyerahan bantuan di Rumah Dinas Wakil Bupati Magelang, Rabu (21/10/2026).

Wakil Bupati Magelang Sahid mengapresiasi konsistensi BAZNAS dalam membantu meringankan beban masyarakat. Menurutnya, kolaborasi pemerintah daerah dan BAZNAS telah memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.
Ia mengakui, bantuan yang diberikan belum tentu mencukupi seluruh kebutuhan perbaikan rumah. Besaran bantuan RTLH disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima.
“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi bisa sedikit meringankan warga yang belum memiliki jamban atau kamar mandi maupun yang membutuhkan perbaikan rumah,” ujarnya.
Sahid juga meminta kepala desa dan perangkat desa menggerakkan semangat gotong royong agar perbaikan rumah dapat berjalan optimal. Keterlibatan masyarakat dinilai penting, mengingat harga material bangunan dan ongkos tenaga kerja yang semakin mahal.
Menurutnya, warga dapat membantu melalui tambahan material maupun tenaga. Dengan demikian, bantuan yang terbatas tetap bisa memberikan hasil perbaikan yang lebih maksimal.
Sahid berharap, jumlah penerima bantuan RTLH dan jambanisasi dapat meningkat pada tahun mendatang. Ia mendorong penguatan sinergi agar semakin banyak warga Kabupaten Magelang yang memiliki hunian layak dan fasilitas sanitasi memadai.
Selain bantuan RTLH dan jambanisasi, BAZNAS Kabupaten Magelang juga menyiapkan bantuan bagi 30 santri dalam rangka Hari Santri. Setiap santri akan menerima Rp2 juta sehingga total anggaran yang disalurkan mencapai Rp60 juta.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para santri selama menempuh pendidikan di pondok pesantren. BAZNAS juga terus menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan pelatihan yang disinergikan dengan program pemerintah daerah.




















