
Pemerintah Kabupaten Magelang terus memperkuat komitmennya dalam membangun masyarakat yang cerdas dan melek informasi melalui penguatan peran perpustakaan.
Hal ini tercermin dalam Bimbingan Teknis Literasi Informasi bagi para pustakawan, guru, dan pegiat literasi, yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispuspa) Kabupaten Magelang, Rabu (30/07/2025) di gedung Ghra Seba Pustaka komplek Disperpusip Muntilan Magelang.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Magelang Wisnu Argo Budiono dalam sambutannya menegaskan Bimbingan Teknis sebagai sarana penguatan kapasitas SDM literasi dalam menghadapi tantangan arus informasi yang semakin kompleks.
“Literasi tak hanya membaca dan menulis, namun literasi mencakup keterampilan berpikir kritis, kemampuan memahami informasi hingga keterampilan digital yang kini menjadi kebutuhan dasar abad 21”, ucapnya.
Selama acara, 50 orang peserta yang terdiri atas Guru, Pustakawan, Pengelola Perpustakaan Desa hingga Pegiat Literasi di Kabupaten mendapatkan banyak materi dari tiga narasumber berkompeten.
Dr. Drs Hari Wahyono, M.Pd Kepala UPT Universitas Tidar yang menghadirkan materi “Analisis Sintesis dan Desiminasi Informasi”, yang menekankan pentingnya komunikasi publik yang efektif sebagai jembatan dalam menyebarluaskan informasi yang valid dan edukatif.
Selanjutnya Dyah Nugraheni S.S menyajikan materi “Penelusuran dan Evaluasi Informasi”. Pegurus Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Jawa Tengah ini mengajak peserta untuk lebih kritis dalam menyaring informasi dari berbagai sumber, serta memahami teknik analisa dan sintesis dalam proses pembelajaran dan pengarsipan.
Peserta juga mendapatkan banyak ilmu seputar Kebutuhan Informasi, utamanya terkait keterampilan teknis dalam mencari dan mengakses informasi melalui berbagai media, termasuk sumber digital dan basis data ilmiah oleh Jamzanah Wahyu Widayati S.I Pusat MA Pustakawan Unimma.
Para peserta tampak antusias mengikuti sesi demi sesi dan aktif dalam diskusi bersama narasumber termasuk Anis Nurul, Kepala Perpustakaan Rumah Baca Desa Salam yang mengaku mendapatkan banyak ilmu dalam bimtek tersebut.
“Bimtek ini menjadi ruang belajar yang bagus, karena kami sebagai pengelola perpustakaan otomatis memberikan layanan literasi langsung kepada masyarakat”, ucapnya senang.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Magelang berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan literasi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di era digital.



















