
Yayasan Tri Bhakti menggelar “open house” perayaan Tahun Baru Imlek 2571/2020. Bertempat di Tempat Ibadah Tri Dharma (TTID) Liong Hok Bio Alun Alun Senin malam, Kegiatan ini diikuti oleh warga Tionghoa, unsur Forpimda, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan masyarakat di Kota Magelang. Open House menjadi ajang silaturahmi masyarakat tionghoa dengan sasama juga masyarakat umum di Kota Magelang tanpa membedakan latar belakang
dan agama. Kegiatan diisi dengan hiburan dan diakhiri dengan Pai Cai (halal bihalal).
Pembina Yayasan Tri Dharma, David Herman Jaya mengatakan, Imlek adalah hari besar masyarakat Tionghoa dimanapun berada dan apapun agama mereka. Menurutnya Kebudayaan Imlek di Indonesia memperkaya dan memperkuat spirit kebhinekaan dengan rasa persaudaraan. David menyebutkan ada empat makna dari Imlek yakni kegembiraan, persaudaraan, rasa hormat dan berbagi. Empat makna ini menjadi dasar hidup bermasyarakat di Indonesia yakni Bhinneka Tunggal Ika.
Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito yang hadir dalam open house menyampaikan harapan Imlek tahun ini dapat membawa keberkahan, keberhasilan dan suka cita. Ia bersyukur suasana Kota Magelang aman, kondusif, sehingga warga Tionghoa dapat merayakan Imlek dengan gembira. Pada kesempatan tersebut, Walikota mengajak masyarakat Tionghoa untuk ikut menyukseskan tahun kunjungan wisata bertajuk Moncer Serius 2020. Sedikitnya 50 kegiatan akan digelar di sepanjang tahun ini. Menurutnya peran para pengusaha dibutuhkan untuk mengenalkan Kota Magelang lebih luas. (iQ)



















