
Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Magelang berkolaborasi dengan Perumda Air Minum (PDAM) Kota Magelang menghias Water Toren alun-alun Kota Magelang dengan bentangan kain Merah Putih berukuran besar.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Magelang, Chrisatrya Yonas Nusantrawan Bolla menyampaikan bahwa ide ini berawal dari arahan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono yang menginginkan adanya inovasi ornamen kemerdekaan yang tidak membosankan serta mampu menghidupkan suasana baru di pusat kota.
“Pemasangan ini baru pertama kali dilakukan, kami ingin memberikan suasana baru bagi masyarakat Kota Magelang maupun wisatawan dari luar daerah agar melihat sesuatu yang berbeda dan menarik,” ujar Yonas.
Ia menekankan bahwa hiasan kain Merah Putih raksasa di ikon bersejarah Kota Magelang ini bersifat sementara dan khusus untuk momen peringatan kemerdekaan.
“Pemasangan ini tidak selamanya, hanya pada momen 17-an saja. Diharapkan tepat pada tanggal 17 Agustus besok seluruhnya sudah terpasang rapi mengelilingi bangunan,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Kota Magelang, Ragil Budi Raharja turut menjelaskan, detail teknis dari kain yang terpasang di bangunan penampungan air peninggalan era kolonial tersebut.
“Bangunan Water Toren memiliki 32 tiang penyangga, kain yang kami pasang berjumlah 16 lembar yang ditempatkan di sela-sela tiang tersebut. Masing-masing kain berukuran sekitar 10×3 meter” ungkap Ragil.
Proses pengerjaan pemasangan kain memerlukan waktu satu minggu dan melibatkan tim teknisi khusus mengingat tingkat kesulitan serta faktor keselamatan di ketinggian.
“Pemasangan sudah kami mulai sejak satu minggu lalu dan rampung hari ini Jumat 14 Agustus, Ada sekitar 12 personil yang terlibat. Untuk bagian atas, kami menggandeng tenaga ahli khusus pemasangan di ketinggian, sedangkan untuk bagian bawah dikerjakan secara kolaborasi,” jelasnya.
Seluruh bentangan Kain Merah Putih raksasa ini akan dipasang hingga akhir bulan Agustus 2026 dan direncanakan menjadi agenda rutin hiasan kemerdekaan pada tahun-tahun berikutnya.




















