Prestasi membanggakan datang dari dunia tenis Indonesia. Petenis muda Janice Tjen resmi menembus 100 besar peringkat dunia WTA (Women’s Tennis Association), menandai tonggak bersejarah baru bagi tenis tanah air.
Dilansir dari CNN Indonesia, Janice kini menempati peringkat 99 dunia berdasarkan pembaruan ranking WTA terbaru. Capaian ini menjadikannya petenis Indonesia pertama yang masuk jajaran “Top 100” sejak Angelique Widjaja pada tahun 2004. Momen ini menjadi berharga bagi tenis Indonesia, dimana Janice Tjen berhasil menembus batas yang sudah dua dekade tak tersentuh.
Janice bukan nama baru di dunia tenis kampus Amerika. Ia merupakan lulusan Pepperdine University, salah satu kampus dengan program tenis terbaik di AS. Setelah lulus, Janice langsung fokus ke karier profesional dan meraih sederet prestasi di ajang ITF (International Tennis Federation). Dikutip dari WTA Tennis, Janice berhasil mengumpulkan 13 gelar ITF dalam waktu hanya satu tahun, pencapaian luar biasa yang mendorong lonjakannya ke Top 100 dunia.
Salah satu momen puncak Janice adalah saat menembus final WTA São Paulo 2025, menjadikannya petenis Indonesia ketiga yang pernah tampil di final WTA di era Open. Ia juga tampil gemilang di US Open 2025, mengalahkan unggulan Veronika Kudermetova di babak pertama sebelum akhirnya dikalahkan oleh Emma Raducanu di babak kedua. Janice membuktikan dirinya bukan sekadar pemain ITF, tapi juga mampu bersaing di panggung besar seperti Grand Slam.
Keberhasilan Janice membuka babak baru bagi dunia tenis nasional. Setelah sekian lama absen dari daftar elit dunia, nama Indonesia kembali terdengar di level tertinggi. Selain menjadi kebanggaan, langkah Janice juga memberi inspirasi bagi generasi muda untuk berani bermimpi dan berjuang di kancah global.
Meski sudah menembus 100 besar, Janice masih harus menghadapi tantangan berat: menjaga konsistensi, memperkuat mental bertanding, dan menghadapi pemain papan atas di setiap turnamen besar.
Namun dengan semangat dan kerja kerasnya sejauh ini, Janice tampaknya siap terus menulis sejarah baru untuk tenis Indonesia.



















