Setelah beberapa minggu terakhir masyarakat merasakan teriknya cuaca panas di berbagai daerah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan kabar baik. BMKG memprediksi cuaca panas ekstrem ini akan segera mereda dan mulai digantikan oleh hujan di banyak wilayah Indonesia.
Menurut penjelasan BMKG, kondisi panas yang terjadi disebabkan oleh gerak semu matahari yang berada di sekitar wilayah Indonesia serta pengaruh angin kering dari Australia. Namun, memasuki akhir Oktober hingga awal November, angin mulai berbalik membawa massa udara lembab dari Asia yang akan memicu terbentuknya awan dan hujan.
BMKG juga memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai perubahan cuaca yang cepat. Saat masa peralihan musim, potensi hujan lebat disertai angin kencang atau petir bisa terjadi di beberapa daerah, terutama di wilayah barat dan selatan Indonesia.
Dilansir dari Detik.com, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan memasuki musim hujan antara akhir Oktober hingga November 2025. Puncak musim hujan diperkirakan berlangsung pada November hingga Desember.
Dengan datangnya musim hujan, BMKG mengingatkan masyarakat untuk memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi agar dapat mengantisipasi perubahan kondisi secara tepat.



















