Radio Tidar 94.30 FM Magelang

Radionya Generasi Terpelajar

SELAMAT DATANG DI PORTAL INFORMASI RADIO TIDAR 94.30 FM MAGELANG... RADIONYA GENERASI TERPELAJAR...

DAILY PROGRAM

Santri dan Semangat Kebangsaan: Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia

Setiap tanggal 22 Oktober, Indonesia memperingati Hari Santri Nasional (HSN) sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para santri, ulama, dan pesantren dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan bangsa.

Tahun 2025 ini, peringatan Hari Santri mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.” Tema tersebut menjadi ajakan bagi santri masa kini untuk melanjutkan semangat juang para pendahulu dengan kontribusi nyata di era global.

Makna tema tersebut menggambarkan dua pesan besar. Pertama, “Mengawal Indonesia Merdeka” berarti menjaga nilai-nilai kemerdekaan dan kebangsaan yang diperjuangkan para ulama serta santri terdahulu. Kedua, “Menuju Peradaban Dunia” mencerminkan tekad agar santri Indonesia mampu berkontribusi dalam tatanan global dengan membawa nilai perdamaian, keilmuan, dan akhlak mulia.

Dilansir dari Detik.com, sejarah Hari Santri berawal dari peristiwa penting pada 22 Oktober 1945, ketika pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asy’ari, mengeluarkan Resolusi Jihad di Surabaya.

Seruan tersebut berisi kewajiban umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang baru diproklamasikan dari ancaman penjajahan Belanda. Resolusi Jihad menjadi pemicu semangat juang rakyat yang kemudian memuncak dalam Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

Presiden Joko Widodo kemudian menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015. Mengutip Kompas.com, keputusan tersebut menjadi bentuk pengakuan negara atas peran besar pesantren dan santri dalam sejarah perjuangan bangsa.

Mengutip Kemenag.go.id, tujuan utama peringatan Hari Santri adalah meneguhkan kembali nilai perjuangan, keikhlasan, dan kebangsaan di tengah masyarakat modern. Beberapa tujuan penting dari peringatan Hari Santri antara lain:

  1. Menghormati jasa dan kontribusi santri dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  2. Menanamkan nilai cinta tanah air dan semangat jihad kebangsaan di kalangan generasi muda.
  3. Mendorong pesantren dan santri berperan aktif dalam menjawab tantangan zaman seperti perkembangan teknologi, ekonomi, dan sosial kemasyarakatan.

Kementerian Agama juga menegaskan bahwa Hari Santri menjadi momentum untuk memperkuat moderasi beragama dan menanamkan nilai keikhlasan dalam pengabdian terhadap bangsa.

Hari Santri Nasional bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan juga menjadi momentum untuk meneguhkan semangat juang dan menatap masa depan dengan optimisme. Melalui tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia,” santri Indonesia diharapkan terus berperan aktif sebagai penjaga moral, penebar ilmu, serta pembangun peradaban yang damai di tingkat global.

Comments

comments

Berita Terbaru

Updated: 22 October 2025 — 3:22 am
Radio Tidar FM Magelang © 2018 Design By Blie Dessy