Grebeg Getuk memperingati Hari Jadi ke-1.119 Kota Magelang sukses digelar Pemeritah Kota Magelang, Minggu (13/04/2025). Ribuan Warga Magelang dan sekitarnya tampak antusias memadati kawasan Alun-alun Kota Magelang, hingga berebut gunungan gethuk dan palawija di acara puncaknya.
Rangkaian Grebeg Getuk diawali dengan Prosesi Penetapan Perdikan Mantyasih di Kampung Mantyasih, dilanjutkan penyerahan Prasasti Mantyasih kepada Walikota Magelang. Selanjutnya 17 Gunungan Palawija diarak memasuki kawasan alun alun, dan upacara berbahasa Jawa pun dimulai.
Walikota Magelang Damar Prasetyono, dalam amanat berbahasa Jawa menyebut, grebeg gethuk sebagai sarana merekatkan persaudaraan dan gotong royong yang sudah ada sejak dulu.
Usia mendengarkan amanat Walikota, giliran 260 Siswa Siswi SMA & SMK sekota Magelang menyemarakkan grebeg gethuk lewat suguhan tarian Kolosal Babar Mahardika dibawah arahan sutradara Gepeng Nugroho.
Puncaknya lewat komando dari Walikota Magelang, masyarakat berebut dua gunungan getuk yang melambangkan Gunungan “laki-laki” dan “perempuan” dengan total sekitar 2 kuintal getuk singkong hasil buatan beberapa pengrajin gethuk di Kota Magelang.
Tak hanya menggrebeg Gethuk, ribuan warga juga antusias berebut 17 gunungan palawija dari 17 kelurahan di Kota Magelang. Tak berselang lama, ke 19 gunungan habis tak bersisa dan acara berakhir.
Tak hanya warga magelang, wisatawan asal Belgia bernama Benn turut menjadi saksi kemegahan Grebeg Gethuk, Ia memuji tarian Kolosal Babar Mahardika, menjadi favoritnya.



















