
Pemerintah Kota Magelang secara resmi membuka perhelatan akbar Magelang Flower Festival (MFF) Tahun 2026. Acara yang dipusatkan di Alun-Alun Kota Magelang ini diselenggarakan selama delapan hari penuh mulai tanggal 25 Oktober hingga 1 November mendatang.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, dalam sambutannya menyatakan bahwa perhelatan ini merupakan momentum penting untuk membangkitkan kembali kejayaan Kota Magelang sebagai kota bunga yang telah melekat sejak puluhan dekade silam.
“Sejak tahun 1930 Kota Magelang sudah dikenal sebagai kota bunga dengan berbagai sebutan antara lain Twin Van Java atau Taman Pulau Jawa, Paradise Van Java atau Surga Pulau Jawa, dan Head Central Park Van Java atau Taman di Tengah Pulau Jawa,” ujar Wali Kota Damar Prasetyono.
Damar juga menekankan bahwa festival ini dirancang sebagai strategi penggerak perekonomian daerah melalui efek domino (multiplier effect) bagi para pelaku usaha kecil dan menengah.
“Magelang Flower Festival adalah salah satu ikhtiar kita untuk semakin mendengungkan Kota Magelang, memperkuat daya tarik pariwisata, serta membuka peluang promosi bagi UMKM sebagai bagian dari penguat ekonomi lokal,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang, Indah Dwi Antari, menjelaskan bahwa penyelenggaraan festival ini merangkum berbagai potensi strategis daerah, mulai dari sektor pariwisata, florikultura, hingga seni budaya.
“Sekaligus memperkuat daya tarik Kota Magelang sebagai destinasi wisata yang kreatif, inklusif, dan berdaya saing,” ungkap Indah Dwi Antari.
Selama delapan hari penyelenggaraan, festival ini dimeriahkan oleh berbagai kegiatan menarik seperti pameran dan bursa tanaman hias, kontes anggrek, kucing, dan burung, pagelaran seni budaya, serta program city tour gratis bagi pengunjung.
“Selain itu, terdapat kegiatan partisipatif berupa senam asri tematik bunga yang melibatkan 10.000 peserta. Rangkaian acara ini ditutup pada 1 November 2026 dengan puncak acara Magelang Ethno Carnival”, jelas Indah.
Pemerintah Kota Magelang berharap, perhelatan ini tidak hanya menjadi hiburan meriah semata, tetapi mampu menumbuhkan jejaring kerja sama, memperluas lapangan usaha, serta memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap Kota Magelang.



















