
Presiden Joko Widodo melantik perwira TNI dan Polri dalam upacara prasetya perwira (praspa) TNI-Polri 2020. Pandemi Covid-19 membuat Calon Perwira Remaja dilantik dan diambil sumpahnya melalui Teleconfrence di Akademi masing masing. Akademi Militer di Magelang, Akademi Angkatan Laut di Surabaya, Akademi Angkatan Udara di Yogyakarta serta Akademi Kepolisian di Semarang.
Tak hanya melantik penghargaan Adhi Makayasa atau penghargaan tahunan kepada lulusan terbaik dari setiap matra TNI dan kepolisian, yaitu darat, laut, udara, dan kepolisian juga diberikan oleh presiden. Empat nama peraih Adhi Makayasa adalah Angga Adhika Yudha, Sarjana Terapan Pertahanan, Letnan Dua Infanteri sebagai Adhi Makayasa Akmil. Rizqy Zealand Djuhaeri, Sarjana Terapan Pertahanan, Letnan Dua Laut Pelaut sebagai Adhi Makayasa Akademi Angkatan Laut. Juanda Siregar, Sarjana Terapan Pertahanan, Letnan Dua Teknik sebagai Adhi Makayasa Akademi Angkatan Udara, serta Ivan Pradipta Mahadika, Sarjana Terapan Kepolisian, Inspektur Polisi Dua sebagai Adhi Makayasa Akademi Kepolisian .
Upacara pelantikan dilakukan secara virtual, hanya perwakilan peraih Adhi Makayasa yang hadir di Istana Negara beserta orang tua dan sejumlah pejabat. Selain mengaku bangga Presiden meminta perwira TNI dan Polri selaku pengawal masa depan senantiasa harus dapat membaca tantangan dan peluang ke depan, “Dunia berubah begitu cepatnya, Disrupsi terjadi di semua sektor kehidupan, dan revolusi industri jilid keempat semakin mendorong perubahan super cepat”. pesannya.
Terkait pandemi Covid-19, Presiden meminta perwira TNI dan Polri ikut berpartisipasi menyelesaikan krisis dan belajar dari krisis. “Saya berharap para perwira dapat ikut serta memperkokoh kebersamaan yang berlandaskan Pancasila dalam rangka meraih lompatan kemajuan”, tandasnya.
Stadion Sapta Marga komplek Akmil menjadi lokasi 254 Capaja Akmil dilantik. Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr. (Han) hadir mewakili Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa. Ia berpesan kepada seluruh Perwira agar selalu bersikap Profesional, Disiplin, Tangguh dan Militan yang dapat di handalkan nantinya sebagai penjuru-penjuru terdepan di satuan di seluruh penjuru tanah air Indonesia. “Setelah Para Paja (Perwira Remaja) melangkah keluar dari Akmil, catatan tentang karya karya kalian sudah di tunggu di masa mendatang. Perhatikan riwayat tugasnya, catatkan prestasi demi prestasi untuk darma bakti pada Negara dan bangsa ini. Tantangan tugas menunggu di hadapanmu.” pesannya.
Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman tak lupa ikut memberi pesan ”hari ini kalian sudah berhasil menjadi perwira, sebagai orang tua kami merasa bangga, senang telah mendidik, melatih kalian menjadi perwira perwira yang tangguh yang diharapkan bangsa”, ucapnya dengan nada sedih.
Ia berpesan bahwa hidup bukan sebuah pertandingan tapi sebuah perjalanan. Di dalam pertandingan ada menang ada kalah, dalam setiap perjalanan hidup jangan sampai menyerah. Tiga hal kunci pokok kalian ingin berhasil, lupakan masa lalu, lakukan yang terbaik hari ini, dan masa depan merupan cita2 yang harus di perjuangkan. Jangan pernah putus asa. Dan kalau ingin berhasil jangan lupa pesan bapak, harus mengerti tujuan hidup, mengasihi sesama manusia, lakukan kebaikan kebaikan. Sekecil apapun kebaikan yang kalian lakukan pada saatnya nanti akan menjadi liang kebaikan kebaikan yang tidak berujung. Selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa minta restu pada orang tua.” Pesan Gubernur Akmil
Suasana haru makin terasa tatkala perwira remaja yang dilantik berbaris di tengah lapangan dijemput oleh kedua orang tua dan keluarganya. Isak tangis bahagia menggelora di Lapangan Sapta Marga.
Selamat bertugas Perwira Remaja.



















